Banner Animasi 486x60
9.2/ 10 Average - 2769 Total votes

Pada artikel sebelumnya telah kita bahas bahwa kesalahan menterjemahkan informasi, dapat berakibat kita salah eksekusi. Sedikitnya ada 4 (empat) tindakan yang mungkin bisa keliru dilakukankarena kesalahan entrepreneur dalam menterjemahkan informasi bisnis. Ke-4 hal tersebut adalah:

  1. Kerjasama: Keliru mengeksekusi kerjasama dengan orang yang tidak tepat
  2. Investasi: Keliru menanamkan investasi karena tergiur hasil instan (dari informasi yang salah)
  3. Waralaba/Franchise: Keliru mengeksekusi pembelian waralaba karena tersihir oleh trend
  4. MLM: Keliru mengikuti bisnis MLM karena ajakan teman yang bertubi-tubi, padahal logika bisnisnya tidak ada

Oke, poin pertama sudah kita bahas, kini simak poin yang ke-dua yaitu:

Investasi: Keliru menanamkan investasi karena tergiur hasil instan (dari informasi yang salah)

Investasi yang benar akan sangat membantu kita memperoleh passive income di masa yang akan datang. Investasi akan sangat bermanfaat pada saat kita sudah tidak produktif lagi. Namun, sadarkah kita bahwa kita sama sekali tidak pernah belajar tentang ilmu investasi di sekolah?
Bahkan sekolah-sekolah jurusan ekonomi tidak mempersiapkan lulusannya menjadi seorang investor. Lihatlah, lulusan sekolah ekonomi justru berlomba-lomba mencari pekerjaan. Sama sekali tidak tergambar di benak mereka bahwa masa depan akan lebih cerah jika menjadi investor, bukan menjadi pekerja.

Sekarang, mari sejenak menengok koran, tabloid atau majalah. Bukalah bagian iklannya. Dengan mudah ditemui iklan-iklan yang menawarkan investasi. Jujur, kita pasti tertarik dengan penawaran-penawaran investasi itu yang menawarkan hasil yang lebih besar dari bunga bank. Anda juga kan? Jujur! Bohong kalau tidak tertarik. :)

Jangan khawatir, ketertarikan itu normal dan lumrah. Bahkan sangat positif. Memang seharusnya kita tertarik. Hanya saja, setelah tertarik lalu apa? Nah, waktu akan memutuskan “take action“; sebaiknya kita harus mewaspadai kelemahan-kelemahan diri kita yang tidak memahami ilmu investasi secara benar. Sebab, tanpa ilmu, kita bisa keliru bertindak seperti:

  • Berinvestasi hanya karena tergiur hasil yang besar
  • Berinvestasi tapi tidak mau memahami proses, maunya berhasil tanpa syarat, akibatnya rugi deh! :)

Mari kita jabarkan satu persatu: Read the rest of this entry

Pada artikel sebelumnya telah kita bahas bahwa kesalahan menterjemahkan informasi, dapat berakibat kita salah eksekusi. Sedikitnya ada 4 (empat) tindakan yang mungkin bisa keliru dilakukankarena kesalahan entrepreneur dalam menterjemahkan informasi bisnis. Ke-4 hal tersebut adalah:

  1. Kerjasama: Keliru mengeksekusi kerjasama dengan orang yang tidak tepat
  2. Investasi: Keliru menanamkan investasi karena tergiur hasil instan (dari informasi yang salah)
  3. Waralaba/Franchise: Keliru mengeksekusi pembelian waralaba karena tersihir oleh trend
  4. MLM: Keliru mengikuti bisnis MLM karena ajakan teman yang bertubi-tubi, padahal logika bisnisnya tidak ada

Oke, kita bahas poin pertama yaitu:

Kerjasama  : Keliru mengeksekusi kerjasama dengan orang yang tidak tepat

Sebuah bisnis adalah kerjasama. Baik itu kerjasama dengan sesama pemilik bisnis, kerjasama dengan pelanggan, maupun kerjasama dengan suplier atau distributor. Gak ada bisnis yang bisa berjalan tanpa kerjasama dan bantuan orang lain. Gawatnya, banyak kerjasama berakhir dengan perpecahan, bahkan bencana. Kerjasama yang seperti apa yang keliru? Simak terus ya…. Read the rest of this entry

Informasi Bisnis harus dicermati dengan baik, agar tidak salah memutuskan.

Informasi Bisnis harus dicermati dengan baik, agar tidak salah memutuskan.

Kekeliruan dalam pengambilan keputusan akan sangat berakibat fatal bagi bisnis dan masa depan kita. Informasi-informasi yang ada di sekitar kita benar-benar harus difilter sedemikian rupa. Kemampuan menangkap ‘sesuatu’ dari setiap informasi, sering disebut sebagai ‘insting bisnis’. Kabar baiknya, kemampuan ini dapat diasah dan dilatih seperti kemampuan-kemampuan lain.

Kekeliruan kita memahami informasi bisnis dapat berlanjut pada kekeliruan lain yang bisa menempatkan kita pada tepian jurang kegagalan. Jika Pada artikel sebelumnya, kekeliruan masih pada tahap mindset atau pola pikir, maka pada artikel ini, kekeliruan yang kita lakukan dapat berakibat fatal dan langsung. Read the rest of this entry