Cara Jitu Menciptakan Tren pada Bisnis Anda

Kali ini kita akan membicarakan bagaimana mengembangkan bisnis anda lebih pesat, tidak hanya bertahan hidup saja. Salah satu cara untuk itu adalah dengan menciptakan sebuah tren, bukan ikuti tren. Artinya kadang kita tidak cukup hanya berpikir ‘out of the box’ saja, tapi justru harus berpikir with-out the box.

Think out of the box, masih mencari pembanding dengan harus mikir ini kompetitornya bagaimana, produk yang sudah ada bagaimana, pasarnya yang mana dsb. Tapi kalau mau mengalami lompatan finansial alias bisnis anda berkembang hebat, sepertinya perlu untuk berpikir tanpa kotak alias liar dan berbeda sama sekali.

Jika untuk sekedar bertahan hidup, anda bisa berjualan seperti orang lain berjualan, anda bisa berjualan produk yang orang lain juga jual. Tapi untuk memperoleh lompatan finansial dalam sebuah bisnis, dibutuhkan ide yang berbeda dan NYELENEH.

Ingat, ide nyeleneh, lho..(bukan dan tidak harus jenius!).

Oke, sebelum sampai ke bahasan bagaimana menciptakan tren, kita pelajari dulu kategori pasar berdasarkan peta kompetitor:

1. Existing Market

Ini adalah pasar dengan banyak kompetitor yang bermain di bidang/kategori yang sama. Harga menjadi sangat sensitif. Konsumen akan ditawarkan begitu banyak pilihan, sehingga perbedaan harga sedikit saja, konsumen akan berpindah ke tempat lain. Bermain di pasar ini, anda akan mengalami adu murah, banting-bantingan harga, margin keuntungan produk semakin tipis.

Contoh: Bisnis Pulsa Telepon, Sembako

2. Potensial Market

Ini adalah pasar yang sudah ada ‘demand’ namun produsen/supply nya masih sedikit atau belum ada sama sekali. Hal ini terjadi mungkin karena suatu daerah belum terjamah. Bisa jadi sebuah tren market sudah booming di Jakarta, tapi belum ada yang bermain di kategori itu di Kalimantan atau Sulawesi, misalnya. Inilah fungsi dari intuisi seorang wirausaha, karena Tren Jakarta hari ini bisa jadi tren di Indonesia Timur tahun depan. Demikian juga tren Eropa dan USA hari ini adalah tren di Indonesia 6-12 bulan ke depan. Karena itu, informasi tren pasar ini wajib diketahui oleh seorang wirausaha.

3. Sleeping Market

Nah, ini adalah pasar yang benar-benar baru untuk sebuah produk/kategori. Tidak ada saingan sama sekali. Sehingga, bermain di sini membutuhkan biaya dan sumber daya besar untuk mengedukasi pasar. Jika berhasil, maka akan menjadi merek pionir yang ternama. Contoh untuk kasus ini adalah iPAD (PC Tablet).

 

Nah, sekarang apa formulanya untuk menciptakan tren pada bisnis anda?
Sedikitnya ada 6 formula untuk menciptakan tren bisnis, cobalah simak satu persatu dari pembahasan berikut:

1. Penyebaran Virus

Carilah perorangan atau kelompok atau komunitas yang sangat berpengaruh. Formula penyebaran virus ini dapat dilakukan sengaja atau tidak sengaja. Tentulah kalau dilakukan secara tidak sengaja, kita tidak bisa melakukan prediksi mendalam. Tapi tentu pula metode menyebarkan virus ini dapat dilakukan dengan sengaja. Misalnya, minta seorang tokoh, atau artis yang terkenal untuk mencicipi, mengkonsumsi produk anda. Jika bagus dan enak, minta dia untuk men-twit tentang kita ke twitter mereka atau ke wall FB mereka. Maka efeknya akan seperti virus yang menyebar dengan sangat cepat. Sisial media seperti twitter dan facebook terbukti sangat ampuh menjadi penyebar ‘virus’ ini.

Berpikir nyeleneh gak harus jadi jenius dulu. Cukup berani saja...

Berpikir nyeleneh gak harus jadi jenius dulu. Cukup berani saja…

2. Promo yang ‘Nancep’ dan ‘Nyeleneh’

Cobalah keluar dari model promosi biasa yang terlalu sering dilakukan orang lain. Tidak harus menggunakan biaya mahal untuk promo seperti ini. Yang paling penting, dia ‘nancep’ dan kena di hati konsumen. Misalnya seperti yang dilakukan oleh D’Cost Resto yang memberikan diskon sesuai umur yang dibuktikan dengan menunjukkan KTP. Jadi, makin tua usia pelanggan, makin gede diskonnya…
Hhihi…asik juga ya?

3. Positioning Yang Terpenuhi

Buatlah positionoing baru atau re-positioning pada produk anda. Lalu slogan positioning itu dilakukan dengan sungguh-sungguh, bukan basa-basi semata. Jika positioning produk anda terpenuhi dibenak pelanggan, maka produk anda akan ‘ngangeni’. Jika positioning anda gagal, maka pelanggan terpuaskan hanya sekali kunjungan dan tidak akan kembali lagi atau tidak melakukan repeat order.
Ingat, IKLAN YANG BIKIN PENASARAN AKAN MEMBUAT ORANG RAMAI MENCOBA, DAN PRODUK YANG ‘NGANGENI’ MEMBUAT MEREKA KEMBAI DAN KEMBALI LAGI.

4. Merek Ngetop

Buatlah merek yang ngetop dan menjadi ‘anchor’ dibenak konsumen. Ini bisa dilakukan dengan membuat merek yang sangat terasosiasi pada sesuatu. Lebih lengkapnya coba baca artikel sebelumnya mengenai Panduan Membuat Merek Ngetop

5. Diferensiasi yang Kuat

Tidak mesti produk anda adalah produk baru, namun bisa saja banyak orang (market) untuk area atau kategori tersebut belum memahami atau tahu tentang produk anda. Atau anda bisa melakukan re-packaging dan re-launching produk lama menjadi sesuatu yang berbeda dari sebelumnya. Benar-benar berbeda. Kripik pedas Mak Icih adalah contohnya. Produk Kripik Setan atau Kripik Pedas adalah produk lama yang di re-packaging dengan sempurna oleh pemilik Mak Icih.

6. Bangunkan Pasar Yang Tertidur

Menciptakan tren yang benar-benar baru, bukan mengikuti apa yang sudah ada. Seperti penjelasan mengenai peta pemasaran diatas, formula ini hanya untuk orang-orang yang sangat kreatif dan mempunyai sumber daya yang lumayan besar.

 

Oke, itulah formula untuk menciptakan tren…..
Formula itu dapat dilakukan sendiri-sendiri ataupun gabungan dari semuanya.
Selamat mencoba!!

Artikel ini disarikan dan disadur dari buku : Kitab Anti Bangkrut, by Jaya Setyabudi

sabun cair goats milk Aneila

4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *