Cara Meningkatkat Penjualan (2) : Bagaimana Mendapatkan Leads?

Sebelum kita memasuki pelajaran tentang “Cara Meningkatkat Penjualan (2) : Bagaimana Mendapatkan Leads” ini, saya akan review dulu ada beberapa proses penjualan dari artikel sebelumnya

Cara Sederhana Meningkatkan Penjualan Hingga 5 Kali Lipat: BAGAIMANA MENGUKUR PROSES PENJUALAN.

Ingatlah, penjualan terdiri dari serangkaian proses:

  1. Mendapatkan leads (data calon pelanggan)
  2. Membuatjanji untuk bertemu dengan pelanggan yang prospektif
  3. Menjalin hubungan dengan pelanggan
  4. Mengumpulkan fakta-fakta (fact finding) untuk mengenali dan memecahkan masalah
  5. Merancang solusi
  6. Menghasilkan solusi dan mengatasi keberatan/penolakan
  7. Menutup penjualan
  8. Repeat Order
  9. Referensi.

 

Bagaimana MENDAPATKAN LEADS 

Berapa banyak (kuantitas) leads baru yang -anda dan marketing anda- dapat setiap minggu?

Bila mereka -tenaga marketing anda- tidak mendapatkan petunjuk baru, bagaimana mereka bisa mendapatkan order dari pelanggan baru?

Berapa standar conversion rate (leads yang menghasilkan penjualan) untuk tipe bisnis Anda?

Di mana mereka mendapatkan leads tersebut?

Apakah leads tersebut sudah merupakan leads yang bagus (dari referensi yang bisa diandalkan) atau hanya leads dari dlrektori telepon saja?

Sumber dari semua leads tersebut sangatlah penting dan akan sangat menentukan hasil dari keseluruhan proses penjualan. Ingatlah, kualitas input akan menentukan kualitas output!

Jadi, untuk anda owner dan para manajer penjualan, berapa banyak leads baru yang harus didapat oleh para tenaga penjual Anda setiap minggu?

Berapa banyak leads yang mereka dapatkan saat ini?

Idealnya, dari mana seharusnya mereka mendapatkan petunjuk tersebut?

Dari mana saja mereka mendapatkan leads saat ini?

Apakah Anda sudah melakukan pengukuran dari tahapan pertama proses penjualan ini?

Karena semuanya (sukses maupun gagal) dimulai dari sini!

 

Langkah 1: Membuat Janji untuk Bertemu dengan Pelanggan Prospektif

Dari leads yang mereka dapat, kemudian para tenaga penjual harus menelepon para pelanggan prospektif ini untuk membuatijanji bertemu muka. Berapakah conversion rate dari leads sampai ke appointment?

Misalnya, dari lima leads yang mereka telepon, mereka mampu mendapatkan satu buah janji bertemu (artinya itu ada 20%). Berapakah seharusnya standar yang ada? Bagaimana performance tenaga penjual Anda saat ini? Apakah mereka bekerja lebih baik dari standar yang ada? Atau Iebih buruk? Siapa yang lebih baik dalam menelpon pelanggan untuk membuat janji? Mengapa? Apa yang membuatnya Iebih efektif daripada yang lain? Apa saja yang la katakan pada calon pelanggan tersebut di telepon yang dapat membuat pelanggan tersebut tertarik untuk bertemu dengan dia? Apakah Anda melakukan pengukuran untuk hal ini? Bagaimana Anda dapat membantu mereka yang kurang efektif untuk meningkatkan performance mereka? Itu hanyalah dua contoh tentang betapa pentingnya tindakan mengukur setiap aspek dari kemajuan tim Anda. Semakin Anda meIakukan pengukuran, semakin akurat pula Anda dapat mengidentifikasi masalah yang ada, dan semakin Anda dapat menyediakan solusi yang diperlukan.

Ingatlah, dalam bisnis, bila Anda memonitor kualitas input dan melakukan pengukuran untuk meyakinkan bahwa setiap tahapan dari proses sudah memenuhi standar yang ada, maka hasil akhirnya akan baik dan selalu terjamin mutunya.

Semuanya harus anda ukur, catat dan lakukan, kalau mau sukses meningkatkan penjualan hingga 5 kali lipat.

Okey…kita akan lanjutkan lagi artikel ini tentang bagaimana merancang solusi, proses ke 6 dari rangkaian proses penjualan.

 

 

franchise keren cafeos

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *