Thursday, January 5th, 2012 at 23:18

Panduan Wirausaha: Salah memahami makna, hasil actionnya juga berbeda
Pada posting sebelumnya telah dijelaskan perbedaan antara “Berdagang” dan “Berbisnis”.
Keliru memahami mindset ini, maka akan memicu keliru-keliru lain yang sangat fatal akibatnya. Seperti dijelaskan, pengusaha kecil, seringkali telah menganggap diri mereka telah melakukan bisnis, padahal sejatinya meraka barulah jadi pedagang saja.
Apa saja kekeliruan lanjutan yang terjadi ? Oke, kita lanjutkan ya…..
KEKELIRUAN LANJUTAN PEDAGANG YANG INGIN BERBISNIS
- Ingin mendapatkan hasil besar dalam waktu singkat
Banyak orang yang ingin berbisnis berpikir bahwa menjadi seorang pewirausaha dapat menyelesaikan permasalahan keuangannya dalam waktu singkat. Pikiran seperti ini akan sangat mempengaruhi tindakan kita dalam berbisnis. Sehingga, demi memenuhi target mendapatkan hasil besar dalam waktu singkat, segala cara dihalalkan. Misalnya, produk yang masih “lemah” kualitas dan brand nya dipaksakan masuk pasar tanpa nilai tambah apapun. Akibatnya bisa ditebak, produk tidak laku, atau banjir komplain dari pelanggan. Read the rest of this entry
Sunday, December 25th, 2011 at 08:42

Kampung Wirausaha di tabloid....
Mengapa harus memahami hal ini? Kan keduanya sama-sama menghasilkan?
Ya, berbisnis dan berdagang adalah sama-sama menghasilkan, yang membedakan adalah mindsetnya. Kita perlu memahami hal ini agar tidak melakukan kekeliruan lanjutan dalam menjalankan usaha kita. Okey, kita mulai saja ya…..
Siapa sangka bahwa teori ekonomi dan prinsip ekonomi yang kita pelajari di sekolah ternyata tidak mampu membuat kita bisa membedakan makna antara : “DAGANG” dan “BISNIS”. Padahal, pengertian mengenai makna kedua kata itu harusnya menjadi ILMU DASAR yang harus dikuasai setiap orang untuk mengentaskannya dari kemiskinan.
Kita sering keliru memahami bahwa bisnis itu ya..dagang, atau dagang merupakan bagian dari bisnis. Padahal keduanya sangatlah berbeda. kita hanya diajarkan dan memahami bahwa berDAGANG dan berBISNIS itu adalah melakukan usaha untuk mendatangkan keuntungan. Ketidakpahaman makna sebenarnya dari dagang dan bisnis ini membuat kita yang memiliki tujuan mulia untuk berbisnis, justru terjerumus menjadi BERGADANG eh, berdagang. Kita tidak pernah menyadari hal ini sampai merasakan bahwa hasil yang kita peroleh dari berjualan selama bertahun-tahun tidak pernah meningkat. Mimpi jadi konglomeratpun terpeleset jadi tetap melarat. Read the rest of this entry
Wednesday, December 21st, 2011 at 15:21

Hadapi segala rintangan dan tantangannya!
Artikel ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya: Dari Jakarta ke Surabaya Modal 44.000 Rupiah? Bisa!
APA SAJA YANG HARUS KITA PERSIAPKAN SECARA MENTAL UNTUK JADI SEORANG ENTREPRENEUR? Setidaknya ada 2 hal yang harus kita perhatikan:
1. Tujuan Inti dari Berbisnis
Semua tindakan yang dilakukan pasti mempunyai tujuan khusus. Pun begitu dalam memulai bisnis. Apa sih tujuan yang akan dicapai?
Sering orang lupa untuk menetapkan tujuan ini. Kalau dalam bahasa agama ini disebut “NIAT”. Karena seseorang akan memperoleh hasil pekerjaannya (baca: amalannya) sesuai dengan NIAT atau tujuannya. Read the rest of this entry