Ide Bisnis Kuliner: Ketoprak Jakarta, Rasa dan Untungnya Nikmat Luar Biasa

Ketoprak adalah makanan khas Indonesia yang cukup populer di masyarakat. Seperti halnya gado-gado, ketoprak juga berasal dari Betawi atau Jakarta. Cara penyajian ketoprak pun tidak jauh berbeda dengan gado-gado, yaitu dengan dengan menggunakan saus bumbu kacang. Bedanya jika gado-gado menggunakan sayuran sebagai bahan utamanya, ketoprak justru menjadikan lontong atau ketupat dan bihun sebagai bahan utama. Untuk menyeimbangkan kandungan karbohidrat dari lontong dan bihun, ketoprak juga dilengkapi potongan tahu yang digoreng setengah matang, taoge, dan kerupuk. Tak lupa tambahan kecap manis untuk memperkaya cita rasa.

Deskripsi Usaha Ketoprak

Bahan baku

Bumbu kacang adalah faktor yang membedakan rasa ketoprak satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu, pilihlah kacang tanah berkualitas sebagai bahan baku ketoprak Anda. Selain itu, pilihlah jenis beras juga akan menentukan kelezatan dan legit tidaknya lontong/ketupat Anda. Pilihlah beras yang butiranya tidak terlalu besar, berwarna putih bening, dan tidak berbau apek. Begitu juga saat memilih tahu untuk bahan tambahan. Belilah tahu kuning atau putih yang masih segar dan belum berbau.

Tips Membuat Ketupat

  1. Beras yang digunakan harus dicuci bersih, direndam selama 3 jam dan hasil tirisannyadicampur sedikit kapur sirih.
  2. Beras yang dimasukkan ke bungkus ketupat harus sebanyak 2/3 isinya. Jangan sampai lebih dari itu.
  3. Didihkan terlebih dahulu air yang akan dipakai untuk merebus ketupat.
  4. Ketupat harus direbus kurang lebih selama 4-5 jam dan selama itu harus dalam keadaan terendam penuh.
  5. Setelah matang, ketupat harus digantung sampai kering.

 

Tempat Usaha

Umumnya, ketoprak dijual berkeliling disekitar perumahan atau tempat-tempat ramai lainnya, seperti kampus, pasar, dan daerah perkantoran. Kini, banyak juga penjual ketoprak yang menyewa sebuah tempat usaha di kawasan-kawasan yang memang ramai, terutama di waktu jam makan siang dan makan malam. Misalnya, di sekitar perkantoran, sekolah, dan kampus. Itu karena ketoprak adalah jenis makanan yang umumnya dikonsumsi sebagai menu makan besar.

 

Perlengkapan Usaha

Perlengkapan yang harus Anda miliki jika ingin membuka usaha ketoprak adalah gerobak. Berbeda dengan gerobak pada umumnya, gerobak ketoprak memilki bentuk khas yang sangat identik dengan makanan ini. Namun, jika susah untuk mendapatkannya , Anda juga bisa menggunakan etalase sederhana. Jangan lupa menempelkan tulisan “ketoprak” di kaca etalase agar setiap orang yang lewat tahu bahwa Anda menjual ketoprak.

Perlengkapan lain yang tak kalah pentingnya dalam usaha ketoprak adalah kompor dan tabung gasnya, wajan dan spatula untuk menggoreng tahu, wadah plastik untuk menyimpan taoge dan bihun, kaleng kerupuk, pisau, dan peralatan makan (piring,sendok,garpu, dan gelas).

Karyawan

Usaha ketoprak bisa Anda jalankan sendiri atau dibantu oleh seorang karyawan. Walaupun memilki karyawan, sebaiknya semua hal yang berhubungan dengan proses meracik ketoprak Anda lakukan sendiri. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas ketoprak karena hanya Anda yang tahu komposisi tepat untuk membuat ketoprak enak. Namun, seiring dengan semakin berkembangnya usaha, Anda bisa melatih karyawan untuk meracik ketoprak. Ketika pengunjung sedang ramai, ia bisa membantu Anda menyiapkan ketoprak pesanan pembeli.

 

Promosi

Merenovasi gerobak ketoprak menjadi lebih menarik dan memiliki kekhasan bisa menjadi ajang promosi sederhana untuk usaha ini. Bentuk gerobak yang unik dapat menarik minat calon konsumen untuk datang dan membeli ketoprak Anda. Selanjutnya, untuk mempertahankan pelanggan setia, yang harus Anda lakukan adalah menjaga kualitas ketoprak Anda agar tetap enak dan sesuai selera para pelanggan.

 

Harga Ketoprak

Kisaran harga seporsi ketoprak adalah Rp5.000-Rp7.000. Penetapan harga ini sebaiknya disesuaikan dengan lokasi Anda berjualan. Jika berjualan di sekitar sekolah atau kampus ada baiknya Anda mematok harga yang rendah. Bahkan jika memungkinkan, harganya lebih murah dibanding jenis-jenis makanan serupa di lokasi tersebut. Sebaliknya, jika Anda membuka usaha di daerah sekitar perkantoran, pasar dan perumahan, harga ketoprak bisa sedikit ditinggikan dengan tetap memperhatikan tingkat persaingan harga di lokasi tersebut.

 

Risiko Usaha

Banyak alternatif menu makan siang dan malam yang berada disekitar tempat usaha Anda sedikit banyak dapat mengurangi jumlah pembeli ketoprak Anda. Selain menawarkan harga yang bersaing, Anda juga bisa menawarkan menu ketoprak yang lebih bervariasi. Misalnya, dengan menawarkan ketoprak plus sayuran , ketoprak plus telur rebus, atau ketoprak dengan kerupuk udang. Dengan begitu, pembeli pun tidak akan bosan dengan menu ketoprak yang itu-itu saja.

Contoh Resep

Analisis Usaha Ketoprak

Asumsi

  1. Masa pakai gerobak/etalase 4 tahun
  2. Masa pakai kompor dan tabung gas 4 tahun
  3. Masa pakai wajan dan spatula 4 tahun
  4. Masa pakai wadah plastik 3 tahun
  5. Masa pakai kaleng kerupuk 3 tahun
  6. Masa pakai pisau 3 tahun
  7. Masa pakai peralatan makan 2 tahun

 

Investasi 

Biaya Operasional per Bulan

Pemasukan per Bulan

Penjualan Ketoprak:

60 porsi x Rp6.000 x 30 hari = Rp 10.800.000

 

Keuntungan per Bulan

Laba       = total pemasukan – total biaya operasional

= Rp 10.800.000 – Rp6.902.705

= Rp   3.897.295

 

Lama Balik Modal

Lama balik modal             = total investasi/keuntungan

= Rp2.410.000/Rp3.897.295

= 0,62 bulan –» 19 hari

Tips Menjalankan Usaha

  • sebelum mulai berjualan, semua bahan harus sudah siap olah. Terutama, lontong/ketupat yang proses pembuatannya memakan waktu lama, yaitu antara 4-5 jam. Anda harus bisa memperhitungkan bahwa pada saatnya buka, lontong/ketupat tersebut sudah matang.
  • Agar ketupat buatan Anda sempurna hasilnya, sebaiknya beras diisikan setengah bagian dari pembungkus.
  • Sebelum berjualan, ada baiknya jika kacang tanah goreng digiling kasar dulu, sehingga nantinya menjadi lebih mudah untuk dihaluskan.

 

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *