Inilah Modal Bisnis yang Sebenarnya! Bukan Uang

Turunkan Gengsimu Sekarang Juga!

Hari ini dapat ilmu dari tetangga sebelah.

Beliau ini tinggal di rumah yang lumayan gede. Tapi beliau mulai besok menyewakan rumahnya ke orang lain dengan harga 700rb/bulan. Terus beliau sendiri kos di tempat lain dengan biaya kos 300rb/bln. Berarti ada sisa 400rb. Sisanya beliau ingin jadikan modal untuk usaha.

Coba deh di lihat bagaimana dengan menurunkan gengsi, Anda bisa menghemat pengeluran Anda. Dari hasil penghematan tersebut Anda bisa jadikan dana segar untuk memulai usaha, investasi atau semacamnya.

Dana Anda lebih berkembang.
Coba deh bikin sebuah daftar catatan, pengeluaran apa saja yang bisa Anda potong 10%, 20%, bahkan 50% dari dana yang Anda alokasikan sekarang. Hasil potongannya Anda investasikan kepada sesuatu yang lebih menghasilkan.

Kira-kira pengeluaran yang bisa Anda potong apa?

MODAL BISNIS itu APA???

Kebanyakan orang beranggapan bahwa uang adalah modal utama untuk menjalankan usaha, bahkan kelihatanya uang juga yang dianggap sebagi penghambat utama orang tidak berani memulai usaha. Padahal kalau kita dikasih uang 1 Milyar rupiah dan dipersilakan digunakan untuk berbisnis dan keperluan lainnya, maka sebagian besar dari kita akan langsung bingung, “Bisnis apa ya?” Karena kelamaan mikir bisnis yang akan digeluti tidak ketemu-ketemu, akhirnya kita malah tergoda untuk membeli rumah, mobil atau barang-barang lainnya sampai uangnya habis sebelum bisnisnya jalan.

Sebagian pengusaha besar memulai dari kondisi yang sederhana, meski ada juga pengusaha yang memulai usahanya dengan modal uang yang besar. Bisa saja semuanya sukses, akan tetapi ada 3 modal utama yang paling penting untuk berbisnis yang kami sebut dengan 3 DE yaitu:

1. IDE

Ide bisnis berada di dalam fikiran atau otak kita, berasal dari apa yang kita lihat, dengar dan rasakan. Ide itu menunggu kita untuk mewujudkannya. Ada banyak tokoh terkenal di dunia yang berbicara mengenai pentingnya ide ini, seperti: Napoleon Hill : “Semua pencapaian dan kekayaan yang dihasilkan, selalu dimulai dari sebuah ide”, dan satu kalimat yang terkenal dari Ross Perot: “Hanya dibutuhkan satu ide untuk hidup bagaikan seorang raja selama sisa hidup Anda”.

Dari pengamatan kami, hal utama dalam konsep penemuan ide adalah dengan dasar bahwa tujuan menciptakan suatu bisnis adalah untuk membantu orang lain atau pihak lain. Jadi ketika kita bisa menemukan produk atau cara (jasa) yang berguna untuk membantu kehidupan orang lain menjadi lebih mudah dan lebih baik dari sebelumnya maka ide bisnis itu akan bekerja, seperti: produk yang membuat orang mengerjakan sesuatu lebih mudah, atau orang bisa memperoleh barang-barang lebih murah dan cepat, makanan lebih sehat dan enak, dan sebagainya.

2. PEDE

Pede alias percaya diri, ketika kita telah menemukan ide yang bagus, maka kita harus percaya pada ide tersebut dan percaya diri bahwa kita mampu untuk mewujudkannya.

Dengan percaya diri , meskipun ide itu membutuhkan sumber daya besar untuk mewujudkannya dan tidak mencukupi hanya dengan apa yang kita punyai, maka kita bisa mencari cara dan meyakinkan pihak-pihak lain yang dapat membantu menyediakan segala sumber daya yang dibutuhkan, termasuk dari sisi finansial untuk tentunya.

Percaya diri juga berupa keyakinan bahwa kita akan berhasil, menyadari bahwa kita adalah makhluk yang telah dianugerahi kelebihan dan kemampuan untuk mencapai hal-hal luar biasa. Karena sesungguhnya apa yang terlihat menjadi kekurangan kita, tidak menghalangi kesempatan kita untuk berhasil.

3. MIMPI GEDE

Mimpi Gede, saking pentingya soal mimpi atau cita-cita ini di awal buku kami sudah membahas dalam bab tersendiri. Walt Disney berkata “Impian-impian kita dapat menjadi nyata jika kita punya keberanian untuk meraihnya”. Intinya, dengan impian yang besar maka kita akan memiliki kekuatan dan semangat yang terus menyala dalam membangun usaha. Kita akan sanggup bekerja keras dan berjuang untuk mewujudkannya.

Kami pernah mendapat pengibaratan yang menarik tentang impian atau cita-cita kuat yang tertanam di benak kita dan kita berusaha keras untuk meraihnya. Ketika kita sedang pontang-panting dan bekerja keras, maka orang lain terkadang tidak paham dengan apa yang kita kerjakan, mereka berpikir “Kok orang ini kerja keras gak karu-karuan, apa sih yang dia cari?”

Ibaratnya seperti kita bingung ketika melihat seekor kucing yang berlari kesana kemari, loncat sana loncat sini, yang ternyata sedang mengejar tikus (impian), tetapi tikus itu tidak tampak dalam penglihatan kita dan tampak jelas hanya dalam penglihatan si kucing.

Masih bingung bagaimana memulai bisnis ?

Coba temukan 3DE di atas, dan segera bertindak !