Panduan Wirausaha: Berani Berpikir Keluar dari Cara Pikir Umum

Berani Berpikir dan bertindak Berbeda....Hampir semua kita menghabiskan minimal 12 tahun bersekolah. Apakah sekolah penting?  Ya jelas penting.

Lalu, mengapa bersekolah?  Untuk menuntut ilmu.

Mengapa jawaban bersekolah untuk menuntut ilmu itu benar? Karena sekolahan memberikan pelajaran kepada kita secara sistematis, secara bertahap. Mengapa harus sistematis? Agar kita pun mampu berpikir sesuai urutan sistem yang logis. Ya, secara sadar atau tidak, kita kini sangat menjadi logis, sistematis dan realistis dalam berpikir dan mengmabil tindakan. Itu hasil dari sekolah. Cara berpikir sistematis dan logis inilah yang membedakan kita dengan orang-orang yang tidak pernah bersekolah. Tidak bisa disangkal, berpikir logis dan sistematis adalah baik. Namun bisa menjadi tidak baik jika kita keliru bertindak karena tradisi yang “harus” logis ini.

Karena pada kenyataannya, tidak semua kejadian dapat dijelaskan dengan pola pikir logis dan sistematis.

Bagaimana bisa cara berpikir seperti itu menjelaskan popularitas seorang “Norman Kamaru”, atau “Ayu Tingting” atau “Shinta dan Jojo?”

Bagaimana pula kita bisa menjelaskan bencana yang datang tiba-tiba secara tidak sistematis? Bagaimana pula kita bisa menjelaskan novel Laskar Pelangi  bisa jadi demikian fenomenal, padahal Andrea Hirata, si penulisnya tidak pernah  mengirimkan naskah itu ke penerbit?.

Krisi finansial pada tahun 2008 di Amerika dan 2010 di Eropa, memicu krisis global, membuktikan bahwa bisnis tidak dapat dianalisa “HANYA” dengan cara berpikir sistematis dan logis saja. Perusahaan-perusahaan besar yang begitu kuat secara finansial bertumbangan dengan mudahnya, sementara pada saat yang sama, pemilik warung-warung makan tetap saja dapat mencetak keuntungan. Padahal belum tentu otak pemilik warung “lebih” brillian dari para pimpinan perusahaan besar yang bangkrut itu. Mengapa???

Jawabannya adalah, ada kekeliruan bertindak akibat cara berpikir yang sangat logis dan sistematis itu. Untuk dapat mengantisipasi kekeliruan karena cara pikir ini, kita harus memahami bahwa:

  • Sebagai manusia, kita harus berubah setiap saat, kita harus berani dan mampu berpikir sesuatu yang tidak umum terjadi. Selalu berpikir dengan “cara umum” harus ditinggalkan.
  • Dengan cara yang sama tidak akan mampu memberi hasil yang berbeda. Lakukan hal berbeda jika ingin hasil yang berbeda.
  • Karena kita ingin sukses, maka kita harus berpikir bahwa kesuksesan akan dapat diraih jika pikiran kita dipenuhi oleh pikiran sukses, berpikir sukses di awal, bukan berpikir tentang kegagalan.

Berani Berpikir Keluar dari Cara Pikir Umum

Semua anak sekolahan cara berpikirnya sama. Mereka ‘harus’ mengerjakan soal dengan cara yang sama, dan jawabannya pun harus sama. Sebab, jika tidak sama, mereka akan salah, nilai jelek dan bisa tidak lulus. Nah, sekolah- sekali lagi- telah mengajarkan kepada kita  cara berpikir sesuatu yang umum terjadi.

Memangnya, dengan pola pikir umum seperti ini, kita bisa mengubah dunia?? PASTI TIDAK!!!

Itulah sebabnya mayoritas karyawan yang berani memiliki usaha sampingan pun pasti bertindak secara umum menjadi pedagang biasa. Jarang ada yang bisa mempunyai bisnis besar yang menjadikannya raja kecil di kerajaan bisnis yang dia bangun. Jarang sekali. Mengapa demikian? Sebab cara berpikirnya masih umum, logis dan sistematis. Cermatilah, usaha sampingan karyawan yang paling umum adalah: warung kelontong, warung makan, agen voucher dan sejenisnya.

Ini menjadikan kita tidak kompetitif!

Bayangkan, melihat ada tetangga yang buka cunter pulsa laris, kita pun ikut-ikutan buka counter pulsa. Melihat tetangga sukses buka warung makan laris,kitapun ikut berpikir untukbuka hal yang sama dengan pertimbangan “PASAR yang sudah terbentuk”. Benarkah selalu demikian? Mengapa tidak berpikir menjadi suplier telur, atau hal lain untuk mensuplai warung miliktetangga kita? Kan ini lebih asik, dan tidak perlu harus bersaing dengan tetangga kita yang telah mapan duluan? 🙂

Bisnis, harus berpikir berbeda. Berani berpikir diluar kebiasaan umum. Hasilkanlah produk yang menjadi pembeda.

Contoh paling umum, seandainya saja dulu Wrigth bersaudara tidak berpikir bahwa kita bisa terbang bagai burung, mungkin kita tidak akan menyaksikan bahwa jarak menjadi dekat dengan pesawat terbang. Seperti yang semua kita ketahui, Wrigth bersaudara adalah pemilik pabrik SEPEDA.  Jika mereka hanya berpikir umum, hanya memikirkan sepedanya, ya kita tidak melihat ada pesawat terbang.

BERANI BERPIKIR BERBEDA, LAKUKAN TINDAKAN BERBEDA

HAMPIR TIDAK MUNGKIN MENGHARAPKAN HASIL YANG BERBEDA DENGAN MELAKUKAN CARA YANG SAMA

10 Comments

Inspirasi Bisnis: Berpikir Tentang Kegagalan lebih dahulu? | Kampung Wirausaha

[…] BAGAIMANA BERPIKIR TIDAK UMUM (Bukan mainstream) Baca Juga:Panduan Wirausaha: Apa Sih Bedanya Pedagang dan Pebisnis?Panduan Bisnis: KEKELIRUAN LANJUTAN PEDAGANG YANG INGIN BERBISNISInspirasi Bisnis: Ini Dia Persiapan Mental untuk Menjadi Entrepreneur SuksesBisnis Modal Kecil: Aneka JUS yang JossInspirasi Bisnis : Dari Jakarta ke Surabaya Modal 44.000 Rupiah? Bisa!Inspirasi Bisnis: Siapa Bilang Buka Usaha Melulu Tentang Modal Uang?Anda Hebat! : Artikel, Ide Bisnis : Awal, Bagus, Banyak Orang, Berita Koran, Deh, Disini, Gak, Hasil, Informasi Bisnis, Iya, Jika, Karena, Masih, Membaca, Memulai Bisnis, Mulai, Namun, Okey, Sangat, Selama, Sering, Takut, Yakinsabunherbalku.comAbout Pak Lurah Seorang pelaku, pengamat dan penggemar entrepreneur. Founding father Komunitas Kampung Wirausaha. Aktif melakukan pendampingan bagi calon entrepreneur baru. […]

Reply
Suwarto

Kami tawarkan budidaya pohon gaharu…Beli bibit gaharu…jika satu pohon setelah 7 – 8 tahun dapatkan puluhan juta rupiah per kilogram dg kualitas istimewa.. Dapatkan bibit gaharu 1 paket isi 110 pohon, tinggi 17-20 cm , harga per paket 400.000 rupiah sudah termasuk ongkos kirim. Apakah ini mahal?? Sangat murah jika dibandingkan dengan harga gubal gaharu yang saat ini sangat spektakuler. Kami bukan sekedar jualan bibit tapi menjalin kerjasama dengan calon petani gaharu yang membeli bibit ke kami dengan cara memberikan subsidi inokulan 75%…dan hasil gubalnya di jamin di beli oleh perusahaan kami. Rasanya belum lengkap kebun atau lahan anda jika belum ada pohon gaharu bertengger didalamnya. Tunggu apalagi segera investasikan uang anda untuk masa depan yang lebih baik.Siap kirim ke seluruh pelosok nusantara. Hubungi Suwarto Banjarnegara Jawa Tengah 085227348404

Reply
andreas

Salah seorang dari investor saya memberi kemudahan modal dalam menjalankan bisnis saya. Invest di bisnis saya. Dan bila ada diantara calon pebisnis yang ingin memiliki bisnis sendiri, saya akan berbagi kesempatan ini.
Bagi calon pebisnis yang butuh modal 1 milyar untuk bisnisnya silakan kirim proposal bisnisnya ke email : andrihantya@gmail.com, dan bila sudah mengirimkan proposal silakan kirim sms untuk konfirmasi ke 0897-501-6280.

Reply
Brenkhi Yuhana Purwa

apakah semua manusia harus “mengeneralisasi diri” untuk mempunyai konsep semacam itu? apa memang konsep semacam itu yang harus dimiliki oleh seorang enterpreneur?

orang orang semacam saya terkadang kurang bisa menjalankan konsep milik orang lain. hehe

Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *