Panduan Wirausaha: Salah Informasi, Akibatnya Keliru Mengeksekusi Bisnis (1)

Informasi Bisnis harus dicermati dengan baik, agar tidak salah memutuskan.

Informasi Bisnis harus dicermati dengan baik, agar tidak salah memutuskan.

Kekeliruan dalam pengambilan keputusan akan sangat berakibat fatal bagi bisnis dan masa depan kita. Informasi-informasi yang ada di sekitar kita benar-benar harus difilter sedemikian rupa. Kemampuan menangkap ‘sesuatu’dari setiap informasi, sering disebut sebagai ‘insting bisnis’. Kabar baiknya, kemampuan ini dapat diasah dan dilatih seperti kemampuan-kemampuan lain.

Kekeliruan kita memahami informasi bisnis dapat berlanjut pada kekeliruan lain yang bisa menempatkan kita pada tepian jurang kegagalan. Jika Pada artikel sebelumnya, kekeliruan masih pada tahap mindset atau pola pikir, maka pada artikel ini, kekeliruan yang kita lakukan dapat berakibat fatal dan langsung.

Bayangkan, jika seorang pilot pesawat tempur salah menterjemahkan informasi mengenai sasaran tembak, apa yang terjadi?

Bukannya keberhasilan dan kemenangan yang diperoleh, tapi sangat mengerikan. Musuh/sasaran masih sehat wal afiat, sang pilot malah membuang-buang amunisi yang sangat mahal harganya. Lebih buruk lagi, sang pilot bisa saja membunuh ratusan bahkan ribuan nyawa yg tidak berdosa. Bisa dibayangkan akibat buruk apa yg akan diterima sang pilot, kan?

data base toko online 1nop-2des17

Keliru mengeksekusi sebuah bisnis, akibatnya dapat dianalogikan dengan kisah pilot pesawat tempur itu. Pasti sangat mengerikan. Dan Ironisnya, kita sering melakukan kesalahan ini dan baru menyesal jika sudah mengalami akibat buruknya. Maka, untuk itu, sebaiknya kita pelajari satu persatu apa sih sebabnya kita bisa keliru dalam mengeksekusi sebuah bisnis.

Sedikitnya ada 4 (empat) tindakan yang mungkin bisa keliru dilakukan karena kesalahan entrepreneur dalam menterjemahkan informasi bisnis. Ke-4 hal tersebut adalah:

  1. Kerjasama: Keliru mengeksekusi kerjasama dengan orang yang tidak tepat
  2. Investasi: Keliru menanamkan investasi karena tergiur hasil instan (dari informasi yang salah)
  3. Waralaba/Franchise: Keliru mengeksekusi pembelian waralaba karena tersihir oleh trend
  4. MLM: Keliru mengikuti bisnis MLM karena ajakan teman yang bertubi-tubi, padahal logika bisnisnya tidak ada

Semua poin diatas akan kita bahas satu persatu dalam artikel-artikel selanjutnya. Pantau terus web kampungwirausaha.com.

Oke, selamat siang entrepreneur!

Tetap semangat.

Artikel sebelumnya dalam serial PANDUAN WIRAUSAHA:

  • Panduan Wirausaha: Apa Sih Bedanya Pedagang dan Pebisnis?
  • Panduan Bisnis: KEKELIRUAN LANJUTAN PEDAGANG YANG INGIN BERBISNIS
  • Inspirasi Bisnis: Ini Dia Persiapan Mental untuk Menjadi Entrepreneur Sukses
  • Panduan Wirausaha: Berani Berpikir Keluar dari Cara Pikir Umum


9.8/
10

Average – 2221 Total votes

4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *