Dua hari lalu, saya bertemu dengan seorang teman. Dia bertanya kepadaku,”Eh, kamu gak ikut daftar PNS?”

Wow….hari gini ikutan ujian CPNS???? gak lah yau!!!
Maaf bagi yang TIDAK sepaham denganku, karena kebetulan aku sudah merasa enjoy di jalur hidupku sebagai wirausaha, maka kujawab begini,

” Udah pasti diterima gak? Aku ikutan daftar kalau aku dibayar untuk isi formulir dan ikut ujian….juga harus ada jaminan aku langsung diterima. Kalau tidak, ya maaf deh …gak usah aja”

Pastilah temanku itu guondoookkk setengah mati, dan aku yakin dalam hatinya dia bilang seperti ini, “Sombong betul ini orang!”
Mungkin sebagian temen-temen yang membaca ini pun berpikir begitu……

Akhirnya aku jelaskan kedia maksudku berkata demikian…..
Gak ada maksud untuk takabbur atau sombong man! Aku hanya mau berpendapat,
“Aduuuuh, hebat betul kamu mau ikut ujian CPNS. Padahal aku tahu, sulitnya setengah mati…Harus siapkan beragam dokumen yang menurutku gak penting banget gituloh…seperti Kartu Kuning dari Depnaker (heheh…padahal dalam sepakbola aku paling hindari namanya kartu kuning ini..hehehe kok malah dicari?), SKCK, dan dokumen lain yang semacamlah …ribet menurutku.

Aku bandingkan dengan Prosesku bikin kerjaan sendiri…wow..ternyata jauh lebih simpel!
Untuk buka usaha sendiri hanya perlu 2 hal:
1. Kemauan!!!
2.Action!!!

Simpel kan?
Trus modalnye dari mannneee?????
Hahahahahaha…pertanyaan klise!
Aku memulai usahaku dengan modal 270rb rupiah 2 tahun lalu ….
Kuncinya Action-action dan action…..
Plus doa dan banyak sedekah…..
Jadi deh!
Sim salabim..abra kadabra…..
Semudah itu?

Ya tidaklah….
Menghargai proses itu yang penting…dan jangan pernah kegagalan menghentikanmu!
Jadi, dalam dunia usaha tidak ada kata GAGAL !!! Yang ada berhasil dan sukses….
Kalo belum sukses, ya coba lagi…..Habiskan saja jatah gagalmu! Karena:

KITA TIDAK AKAN PERNAH GAGAL, SAMPAI KITA BERHENTI KARENA KEGAGALAN YANG KITA ALAMI

Jadi, menurut pendapatku:

MELAMAR PEKERJAAN LEBIH SULIT DARI PADA BUKA USAHA……

BAGAIMANA MENURUT teman-teman??????

Manakah yang lebih mudah?????

Yogyakarta, Desember 2009 di FB
Ahmadi Amrun

Baca Juga:

  • No Related Posts

About Pak Lurah

Seorang pelaku, pengamat dan penggemar entrepreneur. Founding father Komunitas Kampung Wirausaha. Aktif melakukan pendampingan bagi calon entrepreneur baru.

11 Comments for this entry

  • jasimoen says:

    BetuL tuh gan !!!
    Orang yang meLamar kerja adaLah orang yang paLing hebat diDunia.,.
    Udah sekoLah mahaL, Lama, namyak tugas.,.
    Begitu LuLus.,.,
    Bikin ini-itu, ngeLengkapi data ini, data itu, LaLu terjun keJaLan, dah gitu nggu Lagi buat interview.,.
    Menunggu ketidak pastian.,.
    sateLah kerja juga masih diatur sama orang.,.
    Pokoknya hebat dah !!!
    Beda ame yang wirausaha.,
    Kaya ane aja modaL 200rebu sama HP yang ane pake, promosi dikit.,.
    Jadi deh duit.,.

      (Quote)

    • joko cakti says:

      jasimoen: BetuL tuh gan !!!
      Orang yang meLamar kerja adaLah orang yang paLing hebat diDunia.,.
      Udah sekoLah mahaL, Lama, namyak tugas.,.
      Begitu LuLus.,.,
      Bikin ini-itu, ngeLengkapi data ini, data itu, LaLu terjun keJaLan, dah gitu nggu Lagi buat interview.,.
      Menunggu ketidak pastian.,.
      sateLah kerja juga masih diatur sama orang.,.
      Pokoknya hebat dah !!!
      Beda ame yang wirausaha.,
      Kaya ane aja modaL 200rebu sama HP yang ane pake, promosi dikit.,.
      Jadi deh duit.,.  

      MANTAP

        (Quote)

  • ifa says:

    jadi gmna nii cara kita memulai wirausaha??

      (Quote)

    • joko cakti says:

      coba gali dari hobby gan karena pasti enjoy saat menjalani coba lihat sekitar rumah awalnya terus berjalan tangkap apa yang dilihat mata begitu kembali coba renungkan ato diskus dengan teman GOODLUCK

        (Quote)

  • Buwono says:

    Menemukan peluang usaha disekitar kita memang membutuhkan kepekaan dan naluri ber-bisniz …. mudah mudahan kita termasuk bagian dari orang orang yang mampu mengasah kejelian dan naluri berbisniz … amiinn

      (Quote)

  • pics says:

    Sebenarnya kalo ada teman-teman yang sedang cari kerja gak usah di ledek, karena memang dia punya bakat jadi karyawan yang lebih nyaman dan pasti dengan gaji kecil.

    Nah kalo memang kita benar-benar seorang wirausahawan, jangan takut untuk merekrut mereka, sepanjang mereka layak dan dibutuhkan, hitungannya bantu teman, toh semua pengusaha kan butuh karyawan juga, dan kalo bisa karyawan yang gajinya murah kan.

    Kesimpulannya, kita boleh bangga untuk menjadi wirausahawan karena lebih bebas dan berdaulat… he..he..he.. itu impian semua orang. Sayangnya gak semua pengusaha itu tajir dan sukses, karena ada juga yang penghasilannya pas-pasan tapi penampilan borjuis, untuk menjaga citra. Tidak mudah menjalankan sebuah bisnis, perlu waktu dan pengetahuan melalui sekolah dan pendidikan yang memadai. Banyak pengusaha yang pendidikannya rendah tapi sukses dan kaya raya, tapi lebih banyak lagi pengusaha yang pendidikannya rendah dan sukses di tingkat ekonomi lemah.

    Saya memilih untuk sekolah dengan pendidikan tinggi, jadi karyawan dengan karir cemerlang dan punya usaha sukses dengan karyawan lebih dari 30 orang.

    Mengapa jadi karyawan? itu masalah pilihan, karena saya menikmati fasilitas gratis, seperti mobil, telepon selular, upah kerja, asuransi kesehatan, pendidikan berkelanjutan dan juga perjalanan dinas ke seluruh dunia, hanya dengan bekerja selama 8 jam saja. Sementara saya punya waktu untuk tidur dan bersendagurau dengan keluarga paling sedikit 8jam kedua, dan sisanya yang 8jam lagi,saya gunakan untuk wirausaha. Ternyata hidup itu memang nikmat untuk dijalani jika kita mampu mengelolanya dengan baik.

    alasan lain saya menjadi karyawan yang wirausaha adalah: Resiko bisnis yang tidak pasti, serta cukup berat banyak di alami ketika terjadi krisis ekonomi, ataupun persaingan yang kian berat, namun dengan penghasilan sebagai karyawan, paling tidak ada “jaring pengaman” yang menjaga tingkat sosial kita tetap ada di puncak sukses.

    semoga, dorongan semangat yang menggebu-gebu dari rekan-rekan wirausahawan tidak membutakan para pemuda pemudi yang masih belajar menentukan pilihan. Biarkan mereka memilih untuk jadi karyawan atau pengusaha, ataupun keduanya selama mereka menikmatinya.

    Salam hangat.

    pics

      (Quote)

  • robiyanto says:

    kalo semua orang jadi pengusaha khan jadinya repot,,siapa yang jadi karyawannya?? kecuali kalo usahany kecil-kecilan jadi ga perlu karyawan,, tapi khan semua pengusaha ingin usahany besar…
    Indonesia hanya butuh 4% warganya yang jadi pengusaha,, karena sekarang baru 0,9%.
    ya…mudah2an kita termasuk didalamnya.

      (Quote)

  • bobbysiswanto says:

    gimana ya betul juga cari kerja lebih sulit dr pd buat usaha,,..

      (Quote)

  • wawan says:

    Aku masih sring merasa malu, gengsi dan takut mgnhadapi dengan massa. jdi gmn menurt pndpat para entrepreneur ni. aku pgen gabung jadi sperti kalian jga yg punya usaha sendiri…… dan aku jg pny skil di bdang desain grafis…. tp ya itu td, prasaan malu, gengsi, tkut mnghadapi massa itu yg aku takutin………

    Aku harus gmana ya?

      (Quote)

    • PakLurah says:

      wawan:
      Aku masih sring merasa malu, gengsi dan takut mgnhadapi dengan massa. jdi gmn menurt pndpat para entrepreneur ni. aku pgen gabung jadi sperti kalian jga yg punya usaha sendiri…… dan aku jg pny skil di bdang desain grafis…. tp ya itu td, prasaan malu, gengsi, tkut mnghadapi massa itu yg aku takutin………

      Aku harus gmana ya?

      Jawabannya: JANGAN TAKUT…BERANI AJA…
      hajaarrr segera…

        (Quote)

  • Arif Maulana says:

    yessssssssssssssss

      (Quote)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Tautan komentar adalah nofollow free.