Tag: Logika

Panduan Wirausaha: Pebisnis Sebaiknya Mempunyai “PEMBISIK” & PENASEHAT SPIRITUAL

Anda percaya bahwa Tuhan Yang Maha Esa bersama kita dan senantiasa melindungi kita? Jika percaya, lantas mengapa takut dengan kerugian atau kebangkrutan yang belum terjadi? Bukankah Tuhan Maha Pemurah yang senantiasa melimpahkan rejeki-Nya  asalkan  mau berusaha? Dalam berbisnis kita tidak sendirian. Bahkan meskipun pada saat mengambil keputusan secara fisik kia sendirian, tetapi sebenarnya ada yang

Panduan Wirausaha: Keliru Mengeksekusi Bisnis, soal Kerjasama (2)

Pada artikel sebelumnya telah kita bahas bahwa kesalahan menterjemahkan informasi, dapat berakibat kita salah eksekusi. Sedikitnya ada 4 (empat) tindakan yang mungkin bisa keliru dilakukankarena kesalahan entrepreneur dalam menterjemahkan informasi bisnis. Ke-4 hal tersebut adalah: Kerjasama: Keliru mengeksekusi kerjasama dengan orang yang tidak tepat Investasi: Keliru menanamkan investasi karena tergiur hasil instan (dari informasi yang salah) Waralaba/Franchise: Keliru mengeksekusi pembelian

Inspirasi Bisnis : Dari Jakarta ke Surabaya Modal 44.000 Rupiah? Bisa!

Masih ingat iklan mobil Isuzu Panther? Cring…cring….empat-puluh empat ribu! (dengan logat Bali) Ya, iklan mobil itu mengatakan perjalanan Jakarta-Surabaya hanya menghabiskan BBM senilai 44ribu rupiah saja. Waktu itu harga BBM solar berapa ya seliternya? hihihihi. Nah, Sekarang pertanyaannya,“MUNGKINKAH sekarang KITA MELAKUKAN PERJALANAN JAKARTA-SURABAYA dengan MODAL 44Ribu?” Kalau pakai logika orang sekolahan, jelas tidak mungkin. Karena

Bisnis Sukses: Jadilah Bodoh

Pintar vs Bodoh ala Bob Sadino Terlalu Banyak Ide – Orang “pintar” biasanya banyak ide, bahkan mungkin telalu banyak ide, sehingga tidak satupun yang menjadi kenyataan. Sedangkan orang “bodoh” mungkin hanya punya satu ide dan satu itulah yang menjadi pilihan usahanya Miskin Keberanian untuk memulai –Orang “bodoh” biasanya lebih berani dibanding orang “pintar”, kenapa ?

Untuk apa belajar akuntansi? Ribet ah….

Untuk apa belajar akuntansi? Ribet ah…. Begitu komentar teman-teman pengusaha UKM sering saya dengar ketika saya menanyakan apakah sudah menggunakan sistem akuntansi yang benar. Memang, lebih mudah berdagang dengan cara biasa di pasar, hanya mencatat uang keluar dan masuk (buku aliran kas dan stok barang). Tidak dapat dipungkiri, teori-teori dan logika-logika akuntansi benar-benar membuat kriting