Wanita Muda Pengusaha Meraup Omset 60 Juta Dari Jual Kaos

Perempuan muda asal Banyuwangi itu bernama Annisa Febby Chaurina, membuka usaha kaos dengan desain khas Banyuwangi. Bisnis yang lumayan bagi seorang wanita pemula dalam berwirausaha. Bisnisnya terbukti mampu menghasilkan pundi-pundi rupiah yang tidak sedikit.

Mengusung merek “Nagud Banyuwangi“, Annisa, begitu perempuan cantik ini dipanggil, memproduksi hanya 18 potong saja untuk tiap desain kaosnya. “Sengaja, biar gak pasaran”, terangnya kemudian. Ia bahkan menegaskan tidak mau bikin kaos desainnya dalam jumlah besar, apalagi dengan kulitas rendah.

“Saya tidak suka pakai baju kualitas jelek, makanya saya gak mau bikin kaos dengan kulitas jelek untuk dijual”, senyumnya sambil menjawab pertanyaan kami, “Nagud Banyuwangi hanya menjual kaos kualitas terbaik saja.”

Mengawali bisnisnya selepas lulus kuliah Desain Produk Industri ITS tahun 2012, modalnya 2 juta rupiah saja. Uang itu ia pinjam dari orangtuanya. Untuk memasarkan produknya, Annisa memanfaatkan Facebook, twitter dan web toko onlinenya.

“Alhamdulillah responsnya cukup bagus karena memang konsep yang kami tawarkan berbeda dengan produk lain. Desainnya juga asli karya saya dan mengharamkan copy paste desain orang lain,” katanya.

Sebelumnya, Annisa memang pernah menjuarai lomba desain kaus se-Jawa Timur pada tahun 2010 saat masih duduk di bangku kuliah. Hal itulah yang membuat dia percaya diri merintis bisnis ini.

Untuk harga, Annisa membanderol produknya sedikit lebih mahal jika dibandingkan tempat lainnya dengan kisaran harga Rp 90.000-Rp 150.000 per potong. “Untuk satu desain biasanya gambar saya selesaikan sekitar satu minggu. Terkadang juga disesuaikan dengan mood,” katanya sambil tertawa, “Paling tidak satu bulan saya mengeluarkan minimal dua desain.”

Annisa, Pemilik Bisnis kaos khas banyuwangi

Annisa, Pemilik Bisnis kaos khas banyuwangi

Hingga saat ini dia memproduksi kaus di Surabaya. Namun, ke depan, dia berharap agar produksi bisa dilakukan di Banyuwangi. Hal ini dilakukan untuk ikut mengangkat Banyuwangi menjadi salah satu kiblat bisnis clothing.

“Kalau selama ini bicara clothing selalu identik dengan Bandung, Yogya, Surabaya, dan saya berharap produk Banyuwangi juga sama dengan kota-kota lain,” ungkapnya.

Omset usaha nagud banyuwangi ini pernah mencapai 60 juta perbulan, dan katanya akan terus bergerak naik karena makin dikenal dan pengelolaannya makin profesional.

Nagud Banyuwangi
Annisa Febby Chaurina:
Jl. Mendut Regency J-20 Banyuwangi atau
Jl. Bengawan 44B Banyuwangi
Telepon 081 223 266640 / 081 559 880008

Dengan modal awal pinjaman ortu 2 juta rupiah, Annisa kini membangun bisnisnya, kaos khas banyuwangi dengan merek “NAGUD BANYUWANGI”
Perempuan muda, kreatif dan pantang menyerah.

Dia sudah berani buka bisnis, anda kapan?

Masa kalah sama perempuan?