Wirausaha dan Entrepreneur itu Manusia Unggul?

Seorang kawan menanyakan tentang bagaimana sih trik dan tipsnya bisa bikin blog yang merajai halaman pertama google?

“Wah saya tidak begitu ahli untuk urusan itu”, Jawabku.

Tapi dia gak percaya, sambil nunjukin hasil pencarian  google dengan kata kunci ‘wirausaha’, web kampungwirausaha.com ini ada di halaman  pertama. Dia bilang, nih buktinya ente jago SEO!
Wah saya makin bingung jawabnya…..

Nah, tadi malam, iseng-iseng saya melakukan pencarian di google dengan kata kunci “wirausaha“.

Bener sih, ada dihalaman google, di posisi 3, dibawah wikipedia dan metrotv news.
Nih TKPnya:

pencarian di google dengan kata kunci wirausaha

Hasil pencarian di google dengan kata kunci wirausaha

Tapi bukan itu yang membuat saya menulis artikel ini, tapi artikel yang ada di wikipedia tentang entrepreneur alias kewirausahaan. Yang ditulis di sana membuat saya senyum-senyum dan sedikit agak bangga, karena saya seorang entrepreneur. Disana dijelaskan panjang lebar tentang makna wirausaha dan entrepreneur menurut berbagai ahli. Yang paling menarik adalah kesimpulannya bahwa seorang entrepreneur itu memiliki sifat-sifat unggul atau mengarah kepada menjadi MANUSIA UNGGUL.

begini kalimat kesimpulan itu:
Menurut para ahli, WIRAUSAHAWAN ATAU ENTREPRENEUR itu orang yang mempunyai motivasi, panggilan jiwa, persepsi dan emosi yang sangat terkait dengan nilai nilai, sikap dan perilaku sebagai MANUSIA UNGGUL.

coba deh simak lebih komplitnya kutipan dari wiki berikut:

Kewirausahaan (Inggris: Entrepreneurship) atau Wirausaha adalah proses mengidentifikasi, mengembangkan, dan membawa visi ke dalam kehidupan.

Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu.

Hasil akhir dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi risiko atau ketidakpastian.

Kewirausahaan memiliki arti yang berbeda-beda antar para ahli atau sumber acuan karena berbeda-beda titik berat dan penekanannya. Richard Cantillon (1775), misalnya, mendefinisikan kewirausahaan sebagai bekerja sendiri (self-employment).

Seorang wirausahawan membeli barang saat ini pada harga tertentu dan menjualnya pada masa yang akan datang dengan harga tidak menentu.

Jadi definisi ini lebih menekankan pada bagaimana seseorang menghadapi risiko atau ketidakpastian.

Berbeda dengan para ahli lainnya, menurut Penrose (1963) kegiatan kewirausahaan mencakup indentfikasi peluang-peluang di dalam sistem ekonomi,

sedangkan menurut Harvey Leibenstein (1968, 1979) kewirausahaan mencakup kegiatan yang dibutuhkan untuk menciptakan atau melaksanakan perusahaan pada saat semua pasar belum terbentuk atau belum teridentifikasi dengan jelas, atau komponen fungsi produksinya belum diketahui sepenuhnya;

dan menurut Peter Drucker, kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda. Orang yang melakukan kegiatan kewirausahaan disebut wirausahawan.

Muncul pertanyaan mengapa seorang wirausahawan (entrepreneur) mempunyai cara berpikir yang berbeda dari manusia pada umumnya.

Mereka mempunyai motivasi, panggilan jiwa, persepsi dan emosi yang sangat terkait dengan nilai nilai, sikap dan perilaku sebagai manusia unggul.

Bagaimana sahabat wirausaha?

SETUJU apa SETUJU BANGET?
Namun yang lebih penting dari itu semua adalah memang menyiapkan diri kita -yang memilih menjadi entrepreneur ini- untuk benar-benar menjadi manusia yang mempunyai sifat-sifat unggul tersebut seperti : cara berpikir yang berbeda (kreatif), menjungjung tinggi nilai-nilai, memiliki motivasi yang tidak pernah padam dan seterusnya!

SIAPPPP???

Keep Fight, TAO of Entrepreneur

Keep Fight, TAO of Entrepreneur