gps tracker
Ahmadi Amrun June 1, 2021

Untuk memulai sebuah usaha, sangat dibutuhkan kejelian dan kreatifitas.  Modal-modal bisnis itu bisa berupa UANG, KEAHLIAN, JARINGAN dan sebagainya. Tapi gak perlu khawatir, karena semua bisa diakali. Begini:

Sekecil apapun bisnis pasti pake modal uang, tapi ga harus uang kita!!

Bisnis itu bisa pake modal dengkul, ga punya dengkulpun bisa pake dengkul orang lain.

Bisnis itu bisa modal otak doang, ga punya otak pun bisa pake otak orang lain.

Bisnis itu bisa pake modal keahlian, ga punya keahlian pun bisa pake keahlian orang lain.

Bisnis itu bisa modal jaringan, ga punya jaringan pun bisa pake jaringan orang lain.

Bisnis itu bisa modal ide, ga punya ide pun bisa pake ide orang lain.

Bisnis itu bisa hanya modal jempol, ga punya jempol pun bisa pake jempol orang lain.

Yang penting ada kemauan. Bahkan, jika tidak ada kemauan, bisa pinjem kemauan orang lain juga lho…hehehehehe.

Oke, sekarang kemauan udah ada, tinggal actionnya. Ya kan? Oke kita bahas soal re-branding atau re-packing aja yang paling mudah. Seperti ini:

RE-BRANDING dan RE-PACKING

Coba amati di alfa mart atau indomart. Mereka jual kue kering dengan brand Alfa Mart/Indomart, apa mereka punya pabrik kue? TIDAK!!

Itulah re-branding atau re-packing, kita bisa bisnis apapun tanpa kita harus punya pabriknya lebih dulu. Anda cari produk yang mau anda jual lalu bikin brand dan kemaslah produk itu dengan brand anda.

Mau bisnis kecap ga perlu bikin pabrik dulu, cukupbeli kecap ABC bikin kemasan lebih kecil ganti dengan brand anda misal kecap DEF 🙂

Beli semen 3 roda 1 zak isi 50kg, kemas ulang dengan berat lebih kecil misal 1kg, bikin kemasan dengan brand anda misal semen 4 roda 🙂

Beli keripik dalam jumlah besar, biasanya per bal, bikin kemasan lebih kecil dengan brand yang unik dan menarik.

Kalau kecap ABC anda borong se pabrik, masa ABC mau penjarain anda? Orang produk dia dibeli ko, yang ada malah dia seneng 🙂

Yang tidak boleh itu isinya produk anda sendiri, tapi anda pake brand ABC. Itu yang melanggar!! INI PEMALSUAN..

Intinya anda punya brand dan buat kemasan yang menarik lalu fokuslah di marketing.
Sumber: kuliah twitter dari 7 keajaiban rezeki.

70 thoughts on “Panduan Memulai Usaha: Re-Branding atau Re-Packing

    1. saya baru terkena masalah hukum karena masalah repacking pangan, dan di “peras” polisi beberpa puluh juta, jangan anggap enteng masalah ini….bisa kena masalah hukum

        1. Kak apakah produk share in jar dan re packing itu sama? Soalnya tanggal 11 Sept kemarin ada polisi (dari polda metro jaya tanpa atribut polisi) juga yg dtng kerumah.. tp polisi tersebut seakan memaksa ibu saya untuk ikut ke kantor. Untungnya ibu saya tdk mau ikut dan memilih menunggu surat panggilan.

  1. Oka Mahendra,

    kalau buku berbeda dengan produk….
    Kalau buku anda membeli hak ciptanya, bukan hanya produk fisiknya. Itu berlaku juga untuk produk-produk lain seperti desain baju, desain kaos, yg intinya orang tidak membeli bajunya/kaosnya saja tapi desainnya.

    Kalau untuk produk, tidak melanggar….

    1. Permisi mau tanya, kalo memberikan brand sendiri pada produk pakaian yg tidak bermerk apakah boleh? Atau harus izin dulu dg produsennya?

  2. Kalo re packaging atau re branding, bole ga kita mggunakan p irt dr kmsan mrk? Apakah itu salah satu melanggar prosedur? Karna kita hanya mggunakan p irt dan produk mrk, tp brand dan packagig merek kita sndiri. Makasih

    1. untuk menggunakan PIRT, maka anda harus mencantumkan produsennya di kemasan baru anda, misal: Diproduksi oleh PT.ABC dikemas kembali oleh ANDA.

      Tapi tidak berlaku untuk BPOM, karena BPOM terkait dengan nama merek. BPOM hanya boleh dicantumkan sesuai nama merek saat didaftarkan

      1. Permisi sebelum nya
        Berarti tak ada masalah ya ,, ketika repacking mengenakan informasi produk milik mereka kemdian kita ganti dengan brand sendiri

        1. Permisi pak.. saya baru membaca komen ada dan juga lagi bingung tentang tata cara yang benar soal membeli produk orang lain (kue kering) lalu mau mengganti merk yang ada dengan merk sediri. Haruskah mencantumkan pirt yg ada dan diberi keterangan diproduksi oleh?
          Mohon pencerahannya…
          Lagi bingung banget cari info tentang ini tapi belum juga nemu jawabannya…
          Makasih banyak

      2. Jd apakah BPOM wajib dicantumkan di produk repack? Berarti jk kita repack misalnya kecap Cap Bango, maka kita harus ke BPOM lagi & bilang bhw itu Cap Bango isinya? Terima kasih

    2. TIDAK BOLEH
      Ini melanggar hukum di Indonesia. pada saat pembuatan PIRT, orang tsb mendaftarkan TEMPAT, PROSES dan JUMLAH produksi, sedangkan untuk mengemas kembali jumlah kecil, berarti, BEDA LOKASI, PROSES DAN JUMLAH. Ini akan tersangkut hukum.
      maka BUATLAH PIRT ANDA SENDIRI.
      supaya AMAN.

  3. Berarti Repackaging/ rebranding lebih condong ke penggunaan produk org lain dijadikan produk sendiri. Saya mau tanya, contoh : saya membeli sebungkus kripik singkong asin dengan merk Salero kito, kemudian saya ingin mengubah kripik singkong asin itu menjadi kripik singkong pedas dan kemudian mengubah merk menjadi Best Friend Forever. Pertanyaannya ;1. Apakah itu termasuk repackaging/ rebranding? Jika termasuk, apakah hal tersebut tidak menyalahi aturan? Mohon dijawab. Terima kasih.

  4. Mohon maaf sy ingin mengajukan beberapa pertanyaan:
    1. Sy ingin repacking dan rebranding produk makanan (abon sapi), apakah hal tsb dibenarkan dlm hukum? Ada aturan larangannya tidak ya?
    2. Dalam label yg saya buat apakah hrs mendaftar kan lagi di BPOM, MUI, dan P-IRT sebelum memasarkannya? Ada tidak aturan yg mengatur hal tsb?
    3. Bagaimana jika label dgn merek saya menjiplak nomor ijin BPOM,MUI, P-IRT produk sebelumnya?
    Terimakasih atas bantuannya, pahala menyertai anda 🙂

    1. 1. repacking re branding tidak dilarang secara hukum apapun
      2. Bpom sebaiknya jangan dicantumkan, karena BPOM terkait merek, jadi jika di rebranding, BPOM tidak berlaku, kalau PIRT masih boleh dan dikemasan baru ditulis: Diproduksi oleh: “merekLama” dan dikemas kembali oleh “merek anda”
      3. sama seperti nomor 2

      1. Gan kalo seandainya kasus saya gini :
        Produk : selai nanas 30kg
        Merek awal sudah ada BPOM

        Jika saya repack kemasan 1 kg, kan jangan mencantumkan BPOM nya, jadi nomor produksi yang saya cantumkan apa? apa kita harus bikin Ijin sendiri / BPOM sendiri.

        Tanpa kode produksi, cuma diproduksi PT lama dan dikemas oleh PT kita boleh?
        Saya ga ganti merek. Jadi dari kemasan gede dibungkus kecil2 pake plastik biasa + sticker aja.

        Seandainya kalo saya mau ubah / rebranding, apa saya harus ada ijin sendiri (perusahaan lama sdh BPOM, Nomornya ga bisa dipake). Kalo hsrus, PIRT boleh ga?

        Mohon pecerahannya

      2. Gan seandainya kasus saya gini :
        Produk : selai nanas 30kg
        Merek awal sudah ada BPOM

        Jika saya repack kemasan 1 kg, kan jangan mencantumkan BPOM nya, jadi nomor produksi yang saya cantumkan apa? apa kita harus bikin Ijin sendiri / BPOM sendiri.

        Tanpa kode produksi, cuma diproduksi PT lama dan dikemas oleh PT kita boleh?
        Saya ga ganti merek. Jadi dari kemasan gede dibungkus kecil2 pake plastik biasa + sticker aja.

        Seandainya kalo saya mau ubah / rebranding, apa saya harus ada ijin sendiri (perusahaan lama sdh BPOM, Nomornya ga bisa dipake). Kalo hsrus, PIRT boleh ga?

        Mohon pecerahannya

      3. Untuk kehalalan nya gmn mas( dalam segi agama)? Kalo kita gak ijin ke produsen? Kalo harus ijin gmn cara dapet nomer produsen?

    2. Saya mau tanya, seandainya saya buat clothing brand sendiri tapi untuk desainnya saya pakai stiker dari sebuah aplikasi tertentu, apakah itu dibutuhkan izin dari pihak aplikasi tersebut?
      Mohon jawabannya dan terimakasih 🙂

  5. Jika repackaging tidak dilarng bagaimana dg merk yg kita buat senditi itu, boleh beredar atw tidak? Mohon jawabanya

  6. jika ingin membuat usaha repacking, yang bisa mengeluarkan ijin siapa dan syaratnya apa saja ?mohon penjelasan

  7. Membalas respon lama dari bulan Januari:

    “2. Bpom sebaiknya jangan dicantumkan, karena BPOM terkait merek, jadi jika di rebranding, BPOM tidak berlaku, kalau PIRT masih boleh dan dikemasan baru ditulis: Diproduksi oleh: “merekLama” dan dikemas kembali oleh “merek anda”

    Jika rebranding, BPOM tidak berlaku = Saya tidak bisa pakai BPOM nya merek lama. OK. Tapi bisakah saya meminta BPOM baru untuk merk saya sendiri dengan basis usaha repacking seperti ini?

    PIRT : Saya tinggal tulis: Diproduksi oleh Merk Lama xxxx dikemas kembali oleh *merk saya* dengan P-IRTnya merk lama?

    Terima kasih klarifikasinya!

    1. Hallo Pak mau tanya, misal di jual teh bubuk merk ABC. Nah saya repacking rebranding jadikan kapsul apakah harus buat pirt sendiri? Soalnya saya proses lagi dari bubuk menjadi kapsul, baru repacking rebranding. Bagaimana,apa harus buat pirt baru?

  8. sya mau nanya gan sya beli Regulator untuk lpg, trus logo di atasnya saya mau ganti dg logo saya sendiri untuk di pasarkan, apakah boleh?
    Tpi hanya tutup atasnya sedang kan logo asli yg di Regulator tetap ada, sya cma ganti bagian atasnya biar lebih menarik,
    Mohon pencerahan nya terimakasih

  9. sya mau nanya gan sya beli Regulator untuk lpg, trus logo di atasnya saya mau ganti dg logo saya sendiri untuk di pasarkan, apakah boleh?
    Tpi hanya tutup atasnya sedang kan logo asli yg di Regulator tetap ada, sya cma ganti bagian atasnya biar lebih menarik,
    Mohon pencerahan nya terimakasih

  10. Kalo saya beli minyak herbal 300 ml. Sy kemas ulang 100 ml dengan merk & keterangan yg sama (beda ukuran). Apakah itu melanggar ? Klo hrs ijin. Ijin kesiapa ?

  11. Halo saya punya produk herbal itu repacking, sebelumnya ditempat yang saya beli sudah ada PIRT dan BPOM untuk PIRT boleh dicantumkan ya tanpa izin ? dan untuk BPOM prosesnya lebih ribet tidak ya karena hanya repacking untuk merek saya sendiri
    dan yang punya pengalaman berapa kisaran biaya BPOM untuk produk herbal repacking/rebrand ?

    Terima kasih.

    1. Kalo buat produk herbal biasanya lebih ribet gan urus BPOM ny, karna terkait sama obat2an, harus Ada tangan apoteker juga, setau saya gitu sih

  12. saya mau tanya. kalau saya mau repacking. misal saya kulakan kripik kemudian saya beri bumbu tabur keju. trus saya kemas ulang. apakah bisa? produsen saya pirt nya sudah habis masa berlakunya. apakah saya bisa repacking dari beliau??
    trimakasih sebelumnya

  13. Gan tolong beritahu dasar hukumnya (peraturan perundang undangannya ) kalau re branding dan re paking di prbolehkan
    atas bantuannya, terima kasih gan

    1. Idem dengan mas Sudi pratikno. Saya juga sedang mencari informasi mengenai dasar hukum yang benar-benar bisa dijadikan pegangan bahwa kita boleh re branding dan re paking.

  14. Saya mau tanya, kalau saya beli baju lalu saya ganti merkny dengan merk sendiri, apakah melanggar hukum? Terimakasih

  15. misal sy bli kripik tempe rumahan tanpa merk, biasanya dijual kiloan, trus dirmh sy kemas ulang, apa itu mlnggar,?

      1. Apakah harus ada keterangan komposisi, produksi mana, dan bpom , pirt?
        Mohon penjelasannya pak… terima kasih

      2. Bapak/ Ibu yg saya hormati, saya ada ide Re-Packing suatu produk dari manca negara tertentu, produk tsb belum pernah ada yg buat di Indonesia (masih baru); dari produsen diijinkan memasarkan dg pakai kemasan sendiri (barang ini berbentuk concentrat cair dg ppm tinggi, disini mau saya turunkan menjadi ppm rendah yg bisa langsung dipakai lebih praktis); pertanyaannya : perlukah saya harus urus perijinan (misal Dinkes Prov. karena produk ini bisa diminum orang/hewan) untuk bisa lempar ke pasar ? Trimakasih Advisnya.

  16. Kalo mau re packing snack irt nya buat sendiri apa ambil di kemasan yg mau di packing

  17. Mantul…infonya terima kasih banget…bisa dipakai usaha,mumpung saya lagi mikir mau usaha apa dikampung yang baru saya tempati.

  18. maaf pak saya mau tanya, saya mau repacking suatu produk dan produk tsb belum memiliki p-irt krn saya langsung kulakan dari petani langsung dqn produksinya jg masih tradisional dan lain daerah, apakah utk pengemasan dan pemasaran saya tidak perlu mencantumkan p-irt?bpom jg blm ada…krn merk juga merk saya
    terima kasih atas bantuannya pak

  19. Gan saya dapet suplay kopi dr aceh gayo lgsung dr petani.
    Lalu saya mau packing sendiri, dengan merke saya tanpa bpom dan pirt apakah melanggar?
    Saya hanya mencantumkan nama merk dan beratnya..
    Bolehkah seperti itu.?

  20. Jika saya re packing dan re branding minyak pelumas tp perusahaan yg membuat saya cantumkan apa pada kemasan apa perlu saya ijin perusahaan tersebut? Mohon penjelasannya, makasih

  21. Gimana kalau dengan saya, udah bikin usaha re packing sendiri dan saya urus p-irt sendiri di dinkes sudah atas nama saya tapi malah ada yang ngeduplikat p-irt saya dipake tanpa ijin ke saya, cuma beda nama merk tapi desainnya plek. Mohon infonya,,,

    1. sebenarnya kalau merk nya beda masih tidak apa-apa, tapi kalau desain juga sama wah repot juga…lebih baik langsung komunikasijan dengan pemilik merk yang pake PIRT anda itu

  22. Mau Nanya gan, jika kita import tanpa label .lalu kita mau jual di indonesia dengan brand kita bisa kah ? itu di sebut rebranding ya ?

  23. Masa boleh, Kak?
    Klu utk baju impor misalnya. Aku baca di source lain kl bisa kena hak cipta. Ini dlm lingkup fashion sih. Bisa kena uu hak cipta kl desain brand sendiri. Kecuali kl ads negosiasi dgn pabrik. Ini dlm lingkup fashion, sih.

  24. Kakak saya mau bertanya.
    Saya mau usaha jual camilan home industri( berada di luar kota) tp saya belum tahu apakah produk itu sudah memiliki ijin atau belum. Saya berniat repackaging produk itu untuk di jual di pasaran. Bagaimana caranya ya?
    Mohon bisa di emailkan sarannya.
    Terimakasih

  25. Saya mau buka usaha re packing cemilan langsung dari produsen dan belum memiliki p-irt.klau saya repacking dengan nama saya.siapa yang harus daftar p-irt?saya atau produsen?bolehkah klau tidak mencantumkan p-irt?

  26. Kak kalau misalnya saya repack suatu brand kosmetik A menjual toner hanya ukuran 100 ml..saya repack ke ukuran 20 ml ( dengan tempelan tetap brand A)melanggar ga? Tapi waktu jual saya bilang ini repack

  27. Kalau Saya Rebranding / Repacking Pupuk Organik Cair, apakah melanggar.? Jika melanggar apa yang harus saya lakukan

  28. TAMBAHAN.. untuk produk bisa saja di rebranding tapi sudah persetujuan distributor kalo anda ingin menjadi reseller dengan mereka. dan untuk PIRT jika anda menjadi reseller silahkan di cantumkan di produksi oleh PT. abal abal dan ajukan ke dinkes mau daftar PIRT untuk produk reseller.. jangan cantumkan PIRT distributor di produk anda

  29. Kalau kita bisnis repack maka nanti harus uji di BPOM lagi gak ya kan sebelum kita repack produknya kan sudah di ujikan oleh perusahaan nya

  30. Pak. Saya produsen craft, ada yg mau beli tapi pakai brand mereka. Ini bagaimana yaa alurnya? Saya baru soalnya..

  31. Jadi boleh repacking/rebranding lol udh izin atau kerjasama sama produsennya y, tp ttp gak boleh nyantumin BPOM nya, klo pirt boleh asalkan ditulis produksi PT A di kemas ulang oleh PT kita..nah klo kita cuma ganti merek..semua produksi dan kemasan dr produsen gak ada yg diubah.. apa boleh cantumin PT A aja, PIRT A aja tp kita sudah punya kontrak kerjasama.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.