Ahmadi Amrun May 6, 2021

Budidaya Gurami Makin Prospektif

Seiring dengan menjamurnya pusat-pusat kuliner di kota-kota besar, permintaan terhadap pasokan ikan gurami kian meningkat. Itulah sebabnya budidaya gurami kini banyak dilirik oleh para petani modern. Selain pasarnya sangat prospektif, harganya cukup menggiurkan, juga karena ada pilihan-pilihan fase yang sama-sama memberi keuntungan yang menggiurkan. Baik fase peneluran, pembibitan, pendederan, pembesaran, maupun perdagangannya.

“Kebutuhan gurami di Yogya saat ini 4 ton per malam. Hampir 75% masih didatangkan dari Tulung Agung. Uang yang berputar sekitar 100 juta perhari. Begitu juga di pembibitan, pasokannya kurang terus. Kita masih mengandalkan dari Purwokerto, sebab Yogya baru bisa menghasilkan bibit sendiri sekitar 50% saja. Jadi, ceruk pasar dari bisnis gurami sangat besar,” ujar Among Kurnia Ebo, Direktur PerMina (Perhimpunan Masyarakat Perikanan Nusantara) di PusdikLat PerMina Jalan Gurami Raya No 2 Jambidan, Banguntapan BantuL Yogyakarta.

iklan mulai 010214 hingga 040314

Fenomena ini menujukkan bahwa gurami adalah potensi bisnis yang luar biasa di tengah banyaknya orang kebingungan hendak berinvestasi di bidang apa. Sebagai bagian dari matarantai bisnis kuliner, gurami menjadi lahan bisnis yang sangat menarik dan prospektif untuk diterjuni.

Oleh karenanya, untuk menangkap peluang tersebut PerMina akan menggelar Diklat Budidaya Gurami Teknik Guba di Lahan Sempit Berbasis Probiotik pada Minggu 24 Oktober 2010 di Kampung Gurami Jambidan, Bantul. Dengan pembicara Budi Suyoto (pembudidaya gurami dan tokoh perikanan Bantul), Usman Wiwied (pelaku trading gurami antar pulau), Among Kurnia EBo (konsultan Teknik Guba) dan Gosis Siswanto (pemasar dan pengembang gurami Albino).

“Bahkan dengan metode tertentu kita bisa panen tiap bulan dengan beberapa kolam saja. Kita bisa punya ATM satu atau dua juta rupiah sebulan hanya dari kolam-kolam kecil. Jadi, sangat efisien sekali,” jelas Among seraya mengatakan bahwa beaya diklat di PerMina hanya Rp 200 ribu dan peserta sudah mendapatkan kartu ID PerMina yang bermanfaat untuk hubungan jaringan gurami secara nasional, makalah, sertifikat, makan, dan juga konsultasi gratis seumur hidup.
Pendaftaran lewat hotline (0274) 9357800 atau ke www.diklatpermina.com.

Teknik Guba memang berbeda dengan sistem konvensional yang selama ini dilakukan para petani tradisional yang kebanyakan mengolamkan ikan dengan ala kadarnya. “Dengan sistem Guba kita akan mencetak petani berwawasan modern dengan aplikasi probiotik sehingga budidaya gurami terasa makin mudah, praktis, sederhana, minim resiko, namun keuntungannya berlipat ganda. Semuanya akan dikupas tuntas termasuk jaringan pemasarannya. Peserta diklat juga akan diberikan pendampingan atau konsultasi gratis seumur hidup,” jelas mantan wartawan Jawa Pos Group ini meyakinkan.

budidaya gurame sistem guba yang sederhana
budidaya gurame sistem guba yang sederhana

Dijelaskannya, bahwa keuntungan lain metode ini adalah budidaya gurami  bisa dilakukan di lahan-lahan sempit di pojok pekarangan dan dengan modal terbatas.

“Ibaratnya, dengan modal satu juta saja kita sudah bisa mulai action! Dan karena bisa mengoptimalkan lahan sempit maka budidaya gurami bisa dilakukan di tengah kota. Apalagi gurami mensyaratkan air yang menggenang, tidak mengalir, dan lebih bagus dari air tanah yang bebas polusi. Hal ini akan lebih memudahkan dan bisa dilakukan secara sambilan, bahkan oleh ibu rumah tangga,” tandas alumnus Entrepreneur University (EU) Yogyakarta yang Juli lalu memberikan workshop untuk para aktivis sosial dari 13 negara Asia Pasifik bekerjasama dengan  Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia.***

80 thoughts on “Peluang Bisnis Modal Kecil: Budidaya Gurami Lahan Sempit

  1. Mau tanya pak lurah, belajar bikin tambak gurame lama gak ya?butuh lahan berpa luas?trus klo sudah menghasilkan apa ada yang bisa membantu untuk menyalurkan gurame nya?matur nuwunnn…

    1. Belajarnya sih gak lama 1 atau 2 hari kelar.
      Luasnya lahan tergantung ketersediaan saja dan phase yang dipilih. Pemasaran tentu bos…….kan ada networknya….

  2. Nuwun kang inpone,,cuma ,,yg masih jadi ganjalan..
    mungkin kapasitas market di Yogyakarta memang masih terbuka lebar,sama halnya dengan lele (kebetulan yang sekarang lagi saya kembangkan).
    akan tetapi, kami sebagai petani seakan2 hanya menyediakan profit bagi penjual grosir saja.karena harga masih tetap dlm permainan pdagang, bgaimana tidak,,dengan sistem komparasi harga pasti kami (petani jogja) kalah jauh,,dari tulung agung,atau daerah lain yg lebih besar produksinya.tentusaja pedagang besar g mau ambil pusing.cari yg murah laaa,,,
    saran saya :
    1.Membuat semacam paguyuban petani gurameh,,khusus Yogyakarta.
    2.Desain sebuah Web yang menarik,sehingga kita bisa promote.
    3.berkoordinasi dengan baik antar anggota.
    4.Yang Paling Minta Policy dari Pemda untuk pembatasan supply gurame dari luar kota.
    Mohon maaf jika ada salah kata.

  3. klw daerah gorontalo bagaimana bos? ada peluang ga?..tapi disini lebih suka ikan nila/mujair..balas ke email ya boss..

  4. sementara ini pelatihan hanya diadakan di Kampung Gurami BantuL Yogyakarta…
    karena infrastrukturnya yg lengkap ada di desa ini.
    ada kolam induk, ada kolam pembibitan, pembeberan, kolam penetasan telor, matarantai pedagangnya, dst
    sehingga semua hal dari A hingga Z bisa didapatkan didalam pelatihan tersebut.

    Pelatihan berlangsung sehari, tapi konsultasi gratis seumur hidup. bibit telor bisa dikirim ke luar pulau. kita biasa mengirim telor gurami ke Medan, Riau, Jambi, palu, dll dengan Cargo Garuda

    PerMina tidak mengandalkan policy dari pemerintah, sudah meninggalkan model ketergantungan pada pihak-pihak seperti itu. kita relatif independen. mandiri di atas kaki sendiri. yakin dengan jaringan sendiri. ini memang agak lama, tapi pelan namun pasti akan menguatkan jaringan itu dgn sendirinya…

    kekuatiran akan over suplay saya kira tidakperlu ditakutkan. toh sekarang belum terjadi kan? nanti kalo bener-bener terjadi oversuplay barulah dipikirkan solusinya… selain itu kita juga sedang membangun jaringan rumah makan spesial gurami BEBIGURAMI. sudah ada 1 di JOGJA, dan akan buka di Kerawang, Jakarta, Kalimalang, Garut, dan rencananya ditargetkan akan ada di 100 kota.
    mari kita bangun jaringan perikanan yg lebih kuat secara mandiri…

    1. “Bahkan dengan metode tertentu kita bisa panen tiap bulan dengan beberapa kolam saja. Kita bisa punya ATM satu atau dua juta rupiah sebulan hanya dari kolam-kolam kecil. Jadi, sangat efisien sekali,” jelas Among seraya mengatakan bahwa beaya diklat di PerMina hanya Rp 200 ribu dan peserta sudah mendapatkan kartu ID PerMina yang bermanfaat untuk hubungan jaringan gurami secara nasional, makalah, sertifikat, makan, dan juga konsultasi gratis seumur hidup.
      Pendaftaran lewat hotline (0274) 9357800 atau ke http://www.diklatpermina.com.

    1. beaya diklat di PerMina hanya Rp 200 ribu dan peserta sudah mendapatkan kartu ID PerMina yang bermanfaat untuk hubungan jaringan gurami secara nasional, makalah, sertifikat, makan, dan juga konsultasi gratis seumur hidup.
      Pendaftaran lewat hotline (0274) 9357800 atau ke http://www.diklatpermina.com.

  5. Memang gudangnya ide bisnis di sini, inpoh inpoh nya ciamik soro….recomended blog….mohon buat temen-temen untuk bisa share blog ini ke temen-temen semua agar budaya wirausaha di indonesia semakin berkembang…..
    Sukses terus Kang Lurah…

  6. Assalamualaikum..

    Kalau saya baca sekilas saya sgt tertarik untuk bisnis ikan gurame.Tapi saya sekarang ibu RT dan tinggal di jakarta.Bagaimana sebaiknya bisnis ini harus saya jalani? Bgmn untuk pemasarannya?terima kasih banget ya mas.Wassalam

    1. silahkan berkonsultasi dengan ahli gurame dia atas, Bu…(ada nomor telepon dan kontak personnya, juga ada sedikit ulasan di komentar oleh master gurame soal networking dan sebagainya)
      semua selalu ada solusinya….

  7. pagi pak..sudah lama sy punya impian ingin memanfaatkan tnh 3×5 m menjadi kolam ikan, kira2 berapa modal yg sy keluarkan untuk kolam 3x5m tsb, untuk pemasarannya bagaimana ya pak, makasih.

  8. bagaimana kalau makalah dan tatacara pembuatan kolam (LXTxP) berapa dan kapasitasnya brp ?? bibitnya beli dimana ??? makanannya apa ??? dan bagaimana pemasarannya ?? syukur-syukur ada analisa keuangannnya.. bisa dikirim kesaya diBekasi tanpa harus ikut pelatihan di bantul .. dan berapa biayannya .. ? hitung2 pelatihan jarak jauh .. terimakasih

  9. Apakah Permina mengadakan kursus tertulis jarak jauh ? Saya tinggal di Tangerang ingin mengikuti kursus tanggal 24 Oktober 2010. Apabila naik bis malam maka sampai di Jogja pagi harinya, apakah sore hari kursus sudah selesai dan apakah masih sempat naik pulang ke Jakarta dengan naik bis malam? Salam.

  10. tertarik dg budidaya gurame di lahan sempit dg hasil maksimal, kapan ya bs diadakan di kota bogor jadi bs mendaftarkan diri untuk ikutan.

  11. saya sangat tertarik program tersebut. Bagaimana saya bisa dapatkan bibit Ikan GURAME tersebut yah…? dan berapa harga per ekornya.

    terimakasih
    Mahmud Malang

  12. for admin
    brpa lama pltihan dlaksanakan,,,?
    dan mulai pukul brpa??
    kira2 dsurabaya ada apa g pltihan yg dlaksanakan…?

    1. cek di artikel bos…ada kontak person yg mengadakan pelatihan….juga ada web aslinya. Monggo saling langsung berkomunikasi……

  13. mau daftar ikutan Diklat Budidaya Gurami Teknik Guba di Lahan Sempit Berbasis Probiotik pada Minggu 24 Oktober 2010 di Kampung Gurami Jambidan, Bantul, apa masih bisa…mohon konfirmasinya, mksh…..

    Novandy, Makassar….

  14. Saya tertarik sekali pengen ikutan tp saya berada di kota bandung,bagai man solusiny ???? terimakasih

  15. Modal awal kira2 butuh berapa pak?, lahannya apa harus dekat dengan sumber air, soalnya tempat saya sulit air. Apa iarnya harus mengalir. mohon dijawab.

  16. Pak Lurah Yth…
    Kalo bisnis ini di joinkan bisa dicarikan gk solusinya?
    Maksud saya… ingin mencari investor karena saya punya lahan di kampung.

    Thx yah

  17. saya tertarik tapi saya di indramayu,,,,,apakah di daerah saya ada program dan pelatihan kaya di jogja,mohon infonya,makasi

  18. saya di jakarta, tertarik juga. kebetulan saya suka makan ikan gurami dan akhirnya kepikiran untuk bisnis ikan gurami tapi sama sekali belum punya pengalaman.

    bagaimana cara memulainya ? 🙂

  19. maaf pak lurah kalo di lihat populasi gurami saat ini pesat sekali ya , nah yang perlu di perhatikan 1 pak kenapa kita sebagai peternak kok selalu dipermainkan oleh bakul iwak pak. karena harga ikan gurami tidak bisa stabil malah bisa kurang dari perkiraan umpama saja kan baru Rp 14000/kg.jadi mohon juga kepada yang disana pak jangan lah menekan peternak tetapi yang di sana harus menyemangati perternak ikan agar bisa menikmati hasil yang layak. saya juga peternak dari jatim (tulungagung) . terima kasih

  20. khusus jawa aja saya di pekanbaru riau gimana tuh apa bisa ..?, lagian jadi peternak gak ad auntungnya yg untung adalah para tengkulak ikan atau orang pasar dan yg hanya mau beli murah dari pesaing lain yg jual lebih murah juga, kalo gurami lama 1 thn panen kan pak..?

  21. Buat anda yang sedang membutuhkan modal kerja atau ingin mengembangkan usaha
    Modal kerja dari 100jt hingga 500jt dengan bunga 1,04% syarat mudah proses cepat
    Hub : bagus 087884562182

    1. Dear Mas Bagus,

      Saya tertarik dengan tawaran Anda. Gimana realisasinya; apakah bisa dateng langsung ketemu di kantor atau rumah Anda.

      Trims

      bastian

  22. Kami dari pokdakan mina bestari purwokerto bis nggak ikut nyuplai telur gurami, minimal pengiriman berapa dan harga berapa ?
    trims

  23. Wah kapan lg nich pak,pelatihannya dibuka lg jangka dekat ini? sy terlambat daftar kemarin….. o iya kalo rekan2 ada info atau ada yg ngontrakin/nyewain kolam di sekitar jogja sktrnya tolong hubungi sy di p.santoso76@yahoo.com
    makasih pak….sy tunggu infonya.

  24. pak saya punya kolam ukuran 3×5 m. berapa ikan gurami yg bisa diisi,yg ada sekarang hanya sekitar 20 ekor,apakah ikan dalam kolam tersebut bisa berkembang biak. bagaimana agar ikan cepat besar? terimakasih atas infonya.

  25. salam kenal P.among!aya buyung di kediri.sudah lama saya berkeinginan beternak ikan tapi mau melangkah saya bingung dimana saya harus belajar,dengan siapa saya harus berkonsultasi,trus penjualannya nanti bgm, trlebih lahan dirumah kita jga sempit.klo mengandalkan dari membaca buku saja kok rasanya kurang mntap kalo tidak praktek.sekiranya P.among mau membrikan saran dan bimbingan untuk saya agar cita2aya untuk beternak ikan dapat tercapai

  26. kapan akan diadakan pelatihan lagi….klo qt ikut , kebetulan masih ada lahan kosong disebelah rumah…cuma qt domisili di cilacap apakah juga akan dibantu uk pemasarannya…mhn info tks

  27. Saya di lampung,,,saya pingin sekali mempelajari dan mengikuti network ini,
    gimana kalo tanpa pelatihan saya bisa ikut network dan mendapat makalahnya?

  28. tanya bos, rumah ane atap dak beton terdapat kolam ikan kira 8×8 m2 terbagi jadi 4 kolam. tinggi kolam krg lebih 50 cm, tinggi air maks 40 cm, terpapar panas 100%, lantai dan dinding semua terbuat dari semen/beton.
    Apa bernilai ekonomis untuk bididaya gurameh? kalo iya, kami segera akan main ke bantul. matur nuwun.

  29. Sy sangat tertarik, tinggal di Purwakarta… kapan rencana di Karawang terealisasi…. sy dekat kesana..

  30. Pak, kalau di Bali sudah ada contact personnya belum untuk budidaya Gurami ini? saya berminat mengikuti pelatihan. Apakah akan ada Pelatihan dalam waktu dekat ini? mohon informasinya

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.